Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Warga Depok Resah, Polri Bukbarkan Paksa Pesta Bikini di Depok

JAKARTA – Polisi bubarkan sebuah kegiatan yang digelar di Perumahan Pesona Khayangan, Depok. Kegiatan yang dihadiri ratusan orang terpaksa dibubarkan lantaran melakukan pesta bikini tanpa mengantongi izin.

“Jadi benar ada kegiatan tersebut pada Minggu dini hari di Depok, di salah satu perumahan di Pesona Khayangan ya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Zulpan saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (6/6/2022).

Zulpan menjelaskan pihak kepolisian melakukan pengerebek pesta itu berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasa terganggu. Seusai diperiksa pesta bikini oleh anak-anak muda ini tidak memiliki izin sehingga polisi membubarkan mereka saat itu juga.

“Kita sudah turun ke lapangan karena polisi mendapat informasi ada kegiatan party atau pesta yang dihadiri oleh jumlah peserta yang cukup banyak, hampir 200 orang, di antaranya kebanyakan adalah dari kawula muda,” tegaskan.

Sebelum dibubarkan, para peserta pesta menjalani tes urine. Hasilnya, tidak satupun ditemukan menggunakan narkoba.

Namun, polisi meminta keterangan dari para penyelenggara pesta karena mengadakan pesta di perumahan dengan jumlah massa banyak tanpa izin.

“Tanpa izin kepolisian dan dilakukan di dalam perumahan. Nah ini yang masih kita dalami. Kalau pesta bikini karena mungkin pesertanya berpakaian seperti itu,” ujar Zulpan.

Menurut Zulpan, izin harus diperoleh karena berbeda dengan penyelenggaraan syukuran pada umumnya di perumahan.

Pesta bikini ini kata dia menggunakan semacam event orginizer dan dihadiri cukup banyak orang hingga dini hari dan mengganggu ketertiban masyarakat. “Itu kan memang di perumahan yang cukup elit ya. Tapi belum ada penetapan tersangka, kita minta keterangan dulu dari penyelenggara acaranya,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik