Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Serahkan Hewan Kurban, Kapolri: Bentuk Keikhlasan Wujudkan Personel yang Presisi

JAKARTA – Sebanyak 112 ekor sapi diserahkan untuk dijadikan hewan qurban. Ratusan ekor hewan qurban tersebut dalam rangka rangkaian perayaan HUT Bhayangkara ke 76.

“Baru saja kita bersama-sama melaksanakan rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Adha mulai dari Salat Ied dan selanjutnya baru saja kita melaksanakan penyerahan hewan kurban,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada wartawan.

Listyo menuturkan penyerahan hewan kurban ini, dikatakan Sigit, merupakan bentuk keikhlasan dan pengabdian dari seluruh personel Korps Bhayangkara kepada bangsa, negara dan masyarakat, untuk mewujudkan Polri yang Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan (Presisi).

“Tentunya ini semua kita lakukan sebagai bentuk keimanan, ketulusan dan keikhlasan. Sebagaimana tema dan nilai-nilai pengorbanan serta keikhlasan, sehingga ini juga diharapkan bisa menjadi bentuk pengabdian personel, untuk mewujudkan Polri yang Presisi,” ungkapnya.

Mantan Kabareskrim Polri ini mengungkapkan, nantinya daging hewan kurban ini akan disalurkan kepada masyarakat, Masjid dan beberapa pondok pesantren (ponpes).

Sigit menyebut, perayaan Idul Adha tahun ini berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelum Indonesia dan seluruh negara terjadi Pandemi Covid-19. Tak hanya itu, untuk saat ini, pihak terkait pun telah mengeluarkan peraturan terkait dengan pemotongan hewan kurban untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Dimana memang kegiatan di tahun ini tentunya sedikit berbeda dengan tahun lalu, saat ini kita masih hadapi varian baru BA.4 dan BA.5. Kedua juga ada peraturan terkait bagaimana menyelenggarakan pemotongan hewan kurban untuk mencegah terkait meluasnya ataupun wabah PMK. Sehingga tentunya kita harus melaksanakan sesuai dengan SOP pemotongan hewan kurban,” ucap eks Kapolda Banten itu.

Lebih dalam, Sigit, hewan kurban Idul Adha ini paling penting adalah sebagai rasa syukur, mengenang keteladanan Nabi Ibrahim AS dan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Menurut Sigit, Idul Adha ini juga akan direfleksikan oleh seluruh personel Kepolisian untuk terus semangat dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat Indonesia.

“Sekaligus merupakan wujud pengorbanan dari kita kepada masyarakat yang membutuhkan. Dan ini juga akan kita terus tanamkan sebagai semangat untuk ikhlas berkorban terutama saat kita melaksanakan tugas-tugas untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. Mudah-mudahan apa yang kita niatkan semua ini mendapatkan ridho dari Allah SWT, Tuhan yang maha esa,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik