Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Razia Gabungan, Denda Rp 1 Juta Bagi Pelanggar SIM 

Sebagaimana diketahui, mulai hari Senin (20/9) sedianya Polisi menggelar razia gabungan buat pengendara lalu lintas. Buat pengendara sepeda motor maupun mobil roda empat, pastikann terlebih dahulu surat-surat yang anda bawa benar-benar lengkap.

Jangan sampai STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan juga SIM (Surat Izin Mengemudi) ketinggalan pada saat berkendara. Karena jika anda memang lupa membawa SIM pada saat razia gabungan tersebut berlangsung. Anda bakal kena denda Rp 1 juta.

Selain SIM maupun STNK, ada baiknya kendaraan anda sesuai dengan peraturan yang telah ditentuan. Seperti spion harus lengkap dan orisinil, kemudian knalpot tidak boleh memakai knalpot racing atau brong.

Kemudian bagi pengendara sepeda motor pastikan menggunakan helm ber-SNI. Dan bagi pengendara mobil jangan lupa menggunakan sabuk pengamanan. Karena pastinya nanti pihak polisi bakal mengecek keseluruhannya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, bahwasanya razia gabungan dengan tema Operasi Patuh Jaya 2021 digelar pada hari Senin (20/9) hingga hari Minggu (3/10) mendatang. Tentu saja dalam wacana razia gabungan tersebut, ada beberapa macam pelanggaran yang bakal di periksa oleh para petugas polisi, ketika razia gabungan Operasi Patuh Jaya 2021 digelar.

Denda Rp 1 Juta Sudah Sesuai Dengan Undang-Undang LLAJ

Tentu saja bisa menjadi peringatan keras bagi pengendara yang tidak mempunyai SIM atau lupa membawanya. Karena nantinya bakal mendapat denda Rp 1 juta. Selain pelanggaran SIM atau pun STNK, polisi juga menyoroti para pelanggar yang lawan arah hingga kendaraan yang menggunakan rotator atau sirine.

Sebagaimana yang sudah dikatakan oleh Kompol Suryanto selaku Kasi Pelanggaran Ditlantas Polda Metro Jaya. Bahwasanya yang menjadi pantauan polisi adalah para pelanggar yang tidak memakai helm, melanggar peraturan lalu lintas, tidak mempunyai atau membawa SIM, memakai sirine atau strobo dan pelanggaran lain yang bisa mengancam keselamatan para penggendara lainnya.

Selain itu beliau juga menambahkan, ketika ada razia gabungan  dan hendaknya akan diperiksa. Maka pengendara harus berhenti ke tempat yang telah diarahkan. Kemudian dilakukan pemeriksaan mulai dari kelengkapan dan menyeluruh oleh petugas polisi. Mengenai pemeriksaan ini, sedianya Polri sudah bekerja sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 mengenai LL AJ (Lalu Lintas dan Angkutan Jalan).

Dan mengenai denda Rp 1 juta ini juga berdasarkan Pasal 281 UU LLAJ. Yang mana menyebutkan bahwasanya setiap pengendara yang tidak mempunyai SIM bakal dipidana dengan adanya pidana kurungan, 4 bulan atau dikenai denda senilai Rp 1 juta. Jadi nanti ketika anda terkena tilang karena tidak mempunyai atau lupa membawa SIM, jangan terkejut dengan denda yang harus anda terima.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik