Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Polresta Manado Berhasil Amankan Ribuan Obat Terlarang

Sebagaimana diketahui Satuan Reskrim Narkoba Polresta Manado sedianya berhasil mengungkap sejumlah kasus peredaran obat-obatan terlarang. Seperti informasi yang telah diperoleh, obat-obatan terlarang tersebut jenis Trihexyphenidyl. Tersangka dengan inisial J alias Cakram telah diamankan beserta barang bukti sejumlah 2.200 butir obat-obatan terlarang, hari Sabtu (18/9) lalu.

AKP Sugeng Wahyudi selaku Kasat Reserse Narkoba Polres Kota Manado sedianya mengatakan bahwa tersangka dengan inisial J tersebut telah diamankan. Sesuai dengan informasi akurat dari sejumlah warga, bahwasanya di Kel. Maasing, Kec. Tumiting, Kota Manado sedianya akan dilakukan transaksi obat terlarang dengan jenis Trihexyphenidyl. Dari adanya informasi tersebut, tim Satreskoba Polres Kota Manado langsung menuju TKP.

Sebelum adanya penggerebekan, memang sudah dilakukan pengintaian terlebih dahulu terhadap tersangka yang dikenal dengan sebuat Cakram tersebut. Ketika transaksi sedang berlangsung lantas tim langsung saja melakukan penggerebekan. Selanjutnya sedianya menggeledah tersangka, dan memang ditemukannya obat terlarang jenis Trihexyphenidyl dengan jumlah 2.200 butir. Barang bukti tersebut ditemukan tim Satreskoba Polres Kota Manado di dalam tas beserta uang senilai Rp 50 ribu.

Satreskoba Polresta Manado Siap Sapu Bersih Kasus Narkoba

Dengan adanya penangkapan tersangka J sedianya menambah daftar tindak pidana peredaran Narkoba di Kota Manado yang berhasil diungkap dan ditangani oleh Polresta Manado. Mulai bulan Januari sampai dengan bulan September 2021, tercatat sudah ada 55 laporan kasus tindak pidana peredaran narkoba. Dengan rincian sebanyak 22 peredaran narkoba, kemudian 2 kasus psikotropika, serta 30 kasus peredaran obat-obatan terlarang.

Kebanyakan kasus narkoba tersebut berhasil diungkap dan ditangani pada bulan Juni, Juli dan Agustus. Kasus terbesar yang pernah diungkap dan ditangani oleh Satresnarkoba Polres Kota Manado adalah penyalahgunaan ganja. Yang menariknya lagi tersangkanya adalah  Warga Negara Asing Finlandia ketika berlibur ke pulau Bunaken pada bulan Juni yang lalu.

Dengan adanya informasi dari sejumlah warga masyarakat, sedianya mendapat apresiasi dari AKP Sugeng Wahyudi Santoso. Yang mana mengucapkan terima kasih banyak atas ikut sertanya dalam menciptakan lingkungan yang sehat bebas dari Narkoba. Selain itu, pihaknya juga meminta kepada warga masyarakat supaya berperan aktif dalam usaha penindakan atas tindak pidana peredaran narkoba.

Tidak ketinggalan AKP Sugeng Wahyudi Santoso, menegaskan bahwa sama sekali tidak ada ruang bebas bagi para pelaku tindak pidana peredaran narkoba di dalam wilayah hukum Polresta Manado. Setiap ada kasus narkoba muncul, anggotanya siap menyapu bersih para tersangka.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik