Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Grebek Rumah Judi di Lagoa Koja

JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan penggerebekan kasus perjudian online maupun konvensional yang tengah meresahkan saat ini.

Dalam penyelidikan yang dilakukan, sejumlah upaya dilakukan pihak kepolisian dalam memberantas judi yang saat ini terus berkembang di tengah masyarakat bahkan, banyak yang tidak terlihat.

Seperti yang terjadi di Jalan Muncang, Lagoa, Koja Jakarta Utara. Dilokasi ini Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok menemukan perjudian yang dilakukan dalam sebuah warung jamu.

“Pada hari Selasa 30 Agustus 2022 di dalam warung jamu yang beralamat di Jalan Muncang Jakarta Utara dengan tersangka berjumlah enam orang keseluruhannya adalah laki-laki inisial yang pertama GKD (57),” Kata Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol Yunita Natalia Rungkat.

Dijelaskan Yunita, jika tersangka GKD selama ini sudah sering kali menggunakan warung jamu tersebut sebagai lokasi transaksi ataupun pemasangan nomor togel oleh para pelaku

Sebelumnya, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga telah melakukan penggrebekan terhadap judi online di beberapa tempat di Jakarta Utara dengan kurun waktu yang berbeda.

“Dengan waktu yang berbeda, pertama terjadi pada hari Kamis 25 Agustus 2022 di Jalan Jembatan Dua Sinar Budi nomor 29 RT 004 RW 004 Kelurahan penjagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara,” sambung Yunita.

Kemudian, Polisi juga melakukan penggrebekan pada Sabtu (27/8/2022). Dilokasi yang kedua dan ketiga di Jalan Sukarela Kelurahan Penjaringan Jakarta Utara dan keempat pada Senin (29/8/2022) di Kalibaru, Jakarta Utara.

Adapun modus operandi para tersangka yakni menerima pasangan angka kemudian memasangkan melalui situs judi jitu 100 demikian juga dengan tersangka menerima pasangan angka kemudian melalui tersangka YS dipasangkan ke situs judi jitu 100.

Dari pengungkapan baik judi togel dan judi online ini. Polisi mengamankan sejumlah tersangka dan juga barang bukti berupa uang sebesar 3.622.000, 5 buah pulpen 1 buah tas warna hitam, 2 buah kartu ATM BRI dan lembaran kertas print out bukti transfer.

Atas perbuatan yang dilakukan tersangka BS, polisi menetapkan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik