Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Persempit Peredaran Narkoba, Polda Banten dan BNN Prov Banten

SERANG – Polda Banten dan BNN Provinsi Banten serta Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Banten melaksanakan penandatangan perjanjian kerjasama (MoU) kolaborasi dan sinergitas pemberantasan narkoba di Provinsi Banten.

Penandatanganan perjanjian kerjasama ini ditanda tangani oleh Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto bersama Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Hendry Marpaung dan Kepala Kanwil Kemenkumham Banten Tejo Harwanto. Pada kesempatan tersebut dihadiri juga sejumlah Pejabat Utama Polda Banten beserta Pejabat Utama Kanwil Kemenkumham Banten.

Rudy menyampaikan bahwa perjanjian kerja sama ini dalam rangka pemberantasan narkoba di Provinsi Banten khususnya pada lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan negara dan satuan kerja Kemenkumham Banten.

“Dalam rangka pengawasan, penegakan hukum dan pengendalian peredaran gelap serta penyalahgunaan narkoba,” kata Rudy.

Sementara itu, Tejo Harwanto menjelaskan kejahatan narkoba bersifat ekstraordinari yang harus diberantas bersama. “Kejahatan narkoba bersifat ekstraordinari, sehingga Kanwil Banten harus gandeng institusi berkompeten untuk perangi bersama penyalahgunaan narkoba yaitu Polda Banten dan BNNP Banten,” jelasnya.

Tejo melanjutkan pasca kerja sama ini akan dibentuk Satgas Terpadu untuk memberantas narkoba di lapas, rutan maupun satuan kerja Kemenkumham Banten.

“Kami akan melakukan tindakan nyata untuk memberantas narkoba dengan membentuk Satgas Terpadu yang terdiri dari Polda Banten, BNNP Banten dan Kemenkumham Banten dengan sasaran tidak hanya di lapas, rutan, namun juga di satuan-satuan kerja Kemenkumham di Banten,” tambahnya.

Terakhir, Tejo berkomitmen bersama Polda Banten dan BNNP Banten untuk melakukan tindakan hukum kepada warga binaan maupun penjaga tahanan yang menyalahgunakan narkoba.

“Komitmen bersama kami untuk melakukan penegakan hukum terhadap penjaga tahanan dan warga binaan yang kedapatan menyalahgunakan narkoba saat jalani pembinaan,” ungkap Tejo.

Sementara itu Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Hendry Marpaung berharap dengan adanya kerja sama ini dapat menjadikan lapas dan rutan menjadi lembaga yang bersinar (bersih dari narkoba).

“Saat ini lapas sudah dijadikan lembaga pemasyarakatan bersinar, maka komitmennya adalah seluruh petugas yang bertugas maupun warga binaannya harus terbebas dari narkotika dan obat-obatan demikian juga dengan jaringan narkoba, sehingga harapan kita lembaga pemaysrakatan ini menjadi lembaga yang bersih dari penyalahgunaan narkotika,” tutup

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik