Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Mengenal Pangkat dari Polisi

Salah satu pasukan keamanan yang Indonesia miliki adalah Kepolisian Negara Republik Indonesia atau yang biasa disebut sebagai Polri. Dalam pelaksanaannya, unit kesatuan ini memiliki pangkat dan tingkatan sesuai tugas masing-masing.

Pangkat Polisi Negara Republik Indonesia

Polri memiliki dua bagian yang masing-masing memiliki peran dan sebutannya tersendiri. Sebagian orang tentu tidak paham dengan beberapa peringkat tertinggi dari jabatan dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia. Berikut jawabannya:

  1. Golongan III: Perwira

Golongan perwira adalah golongan tertinggi di dalam kepolisian. Di dalamnya pun terdapat beberapa tingkatan yaitu perwira pertama (PAMA), menengah (PAMEN) dan tinggi (PATI). Setiap jenjangnya pun terdapat beberapa posisi sebagai berikut:

  • Ajun Komisaris Polisi (AKP)

Jabatan ini merupakan tingkat ketiga dalam golongan perwira pertama. Sebelum dikenal sebagai Ajun Komisaris Polisi, posisi ini dikenal dengan sebutan Kapten. Tanda pangkat yang disematkan di area bahu ini disimbolkan dengan tiga batang emas disusun secara horizontal.

  • Inspektur Polisi Satu (IPTU)

Pangkat Inspektur Polisi Satu sebelumnya disebut dengan Letnan Satu. Jabatan ini merupakan tingkatan kedua di golongan perwira pertama ini. Sama seperti Ajun Komisaris, IPTU memiliki lambang balok emas namun jumlahnya berbeda, yaitu hanya dua buah batang saja.

  • Inspektur Polisi Dua (IPDA)

Jabatan yang sering dipanggil IPDA ini memiliki tanda sebuah balok berwarna emas diletakkan tepat ada di tengah. Posisi ini sejajar dengan Letnan Dua di kemiliteran karena sebelumnya pangkat ini juga disebut seperti itu.

  • Komisaris Besar Polisi (KOMBES)

Komisaris Besar Polisi merupakan jabatan yang ada di golongan perwira menengah. Posisi ini menempati peringkat ke tiga. Sebelumnya pangkat ini dikenal sebagai Kolonel, akan tetapi setelah tahun 2001 sebutan itu tidak lagi digunakan.

  • Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)

Ajun Komisaris Besar Polisi berada di posisi ke dua dalam golongan perwira menengah. Tanda kepangkatan untuk posisi ini adalah dua buah bunga melati berwarna emas. Dulu, jabatan ini sering disebut sebagai letnan kolonel, namun sekarang menjadi AKBP.

  • Komisaris Polisi (KOMPOL)

Dahulu, posisi ini disebut sebagai Mayor akan tetapi terdapat perubahan di tahun 2001. Di golongan perwira menengah, pangkat ini memiliki tingkat ke satu sehingga tanda yang digunakan juga sama.

  • Jenderal Polisi

Posisi ini menduduki tingkat keempat yang merupakan jabatan tertinggi dalam golongan perwira tinggi di Polri. Tanda yang digunakan sebagai simbol pangkat adalah empat bintang emas yang disusun secara vertikal.

  • Komisaris Jenderal Polisi (KOMJEN)

Komisaris Jenderal Polisi dulunya dipanggil sebagai Letnan Jenderal Polisi. Komjen pada umumnya akan menjadi Wakil Kepala Kepolisian RI atau menjadi Inspektur Pengawasan umum. Tanda yang digunakan sebagai tingkatan jabatannya adalah tiga bintang emas.

  • Inspektur Jenderal Polisi (IRJEN)

Posisi ini sejajar dengan Mayor Jenderal di TNI. Karena hal tersebut, posisi ini menempati peringkat ke dua di golongan perwira tinggi. Pada umumnya seseorang berpangkat Inspektur Jenderal Polisi akan menjadi Kapolda di suatu daerah.

  • Brigadir Jenderal Polisi (BRIGJEN POL)

Pangkat ini kerap disingkat sebagai brigjen pol. Posisi ini merupakan tingkat pertama di golongan perwira tinggi sehingga bisa menjadikannya pimpinan mabes polri. Polisi dengan jabatan ini akan menjadi Wakapolda. Simbol atau tanda pangkat di jabatan ini adalah satu bintang.

  1. Golongan II: Bintara

Golongan ini merupakan tingkatan yang dibedakan menjadi Bintara dan Bintara Tinggi. Posisi ini biasanya adalah unit yang bekerja langsung di lapangan. Pangkat di golongan kedua adalah sebagai berikut:

  • Brigadir Polisi Kepala (Bripka)
  • Brigadir Polisi (Brigpol)
  • Brigadir Polisi Satu (Briptu)
  • Brigadir Polisi Dua (Bripda)
  • Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu)
  • Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda)
  1. Golongan I: Tamtama

Polisi yang ada di Tamtama menempati posisi terendah dalam dunia kepolisian. Pada umumnya, orang yang menyandang pangkat ini adalah lulusan sekolah kepolisian atau bagi mereka yang baru bergabung dalam jajaran kepolisian. Pangkat di golongan pertama adalah sebagai berikut:

  • Ajun Brigadir Polisi (Abrip)
  • Ajun Brigadir Polisi Satu (Abriptu)
  • Ajun Brigadir Polisi Dua (Abripda)

Memang tidak semua orang paham dengan pangkat yang diemban para polisi ini, kiranya informasi di atas dapat beramanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik