Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Macam-macam Polisi dan Tugasnya

Dalam menjalankan tugasnya, ada macam-macam polisi Indonesia. Ini terbagi menjadi sub unit yang memiliki peranan berbeda-beda. Tugas dan pekerjaannya pun juga tidak sama, terlebih untuk mengabdi di masyarakat.

Macam-macam Polisi dan Tugasnya

Untuk lebih memahaminya, simak informasi lengkap mengenai jenis-jenis pekerjaan tersebut berikut ini:

  1. Sabhara

Sub pekerjaan polisi pertama ada Sabhara. Ini merupakan kepanjangan dari Samapta Bhayangkara. Tugasnya hampir sama dengan polisi pada umumnya. Namun, mereka memiliki peran dalam pengaturan, pengamanan, patroli, pengendalian massa, dan lain sebagainya.

Anda bisa dengan mengenali sub yang satu ini dengan melihat seragam abu-abu serta topi baret. Sabhara bekerja pada bawah pimpinan Kapolres. Dalam menjalankan tugas mendapatkan bantuan dari kanit patroli, dan kompi dalmas, banun dan driver sabhara, serta lainnya.

  • Propam

POLRI memberikan wadah divisi yang memiliki tugas bertanggung jawab akan pembinaan profesi dan pengamanan pada internal organisasi kepolisian itu sendiri. Sub pekerjaan ini memiliki kewajiban untuk melaksanakan berbagai kegiatan.

Kegiatan tersebut antara lain, merumuskan metode petunjuk pelaksanaan fungsi propam, memberi dukungan bantuan teknis, menyajikan data statistik sumber daya, serta memberikan layanan terkait pengaduan masyarakat tentang perilaku anggota POLRI.

  • Brimob

Berikutnya ada sub pekerjaan polisi sebagai brimob. Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan divisi yang satu ini karena selalu ada pada sebuah kerusuhan massa, seperti demo dan terjadinya serangan bom.

Brimob atau Brigade Mobile menjadi pilar utama Polri dalam menghadapi kejahatan tinggi. Dengan begitu, korps ini bertujuan menjaga masyarakat dari gangguan keamanan, contohnya terorisme, tawuran, geng motor, dan lain sebagainya.

  • Polisi DVI

Macam-macam polisiselanjutnya adalah DVI. Ini merupakan singkatan dari Disaster Victim Identification. Tentu saja terdiri dari tim kedokteran dengan kemampuan khusus untuk mengidentifikasi korban bencana.

DVI merupakan sebuah prosedur dalam melakukan proses identifikasi pada jenazah korban bencana yang sudah rusak atau tidak mungkin untuk mengenalinya lagi. Dalam tim ini terdapat sejumlah pakar spesialis, seperti dokter gigi, antropolog, fotografer, dan kepolisian.

  • Polisi Pantai

Pada divisi ini, tentu saja polisi memiliki wilayah kerja pada sebuah pantai. Ciri khasnya adalah seragam berwarna biru, topi cowboy, dan memakai celana Hawai. Mereka mempunyai tugas untuk menjaga keamanan sekitar pantai.

Kegiatan dari polisi pantai antara lain, patroli daerah sekitar pantai, membantu wisatawan yang memiliki masalah, menindaklanjuti perbuatan kriminal, dan lain sebagainya. Dengan begitu, keberadaanya akan memberikan kenyamanan dan keamanan para pelancong.

  • Polisi Pariwisata

Sama halnya dengan polisi pantai, sub bagian pariwisata juga bertugas untuk mengamankan kegiatan wisata oleh para wisatawan. Mereka memiliki peranan utama menjaga stabilitas objek-objek vital pada sebuah destinasi.

Kemampuan dasarnya sama dengan polisi pada umumnya. Namun, yang menjadi pembeda adalah mereka membekali diri dengan menguasai bahasa asing. Hal ini tentu untuk memudahkan komunikasi dengan para turis asing.

  • Inafis

Sub ini terkenal sebagai polisi memeriksa sidik jari. Selalu ada pada setiap kasus-kasus pembunuhan. Inafis memiliki peranan penting dalam mengidentifikasi identitas para korban dengan memakai sistem sidik jari.

Tidak hanya pada kasus pembunuhan, inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification) juga mempunyai tugas dalam mengidentifikasi pada sebuah bencana. Sebagai contoh, korban yang wajahnya sudah tidak bisa mengenalinya lagi.

  • Labfor

Berbagai kejahatan bisa saja terjadi dengan korban yang tidak bisa memprediksinya. Seiring perkembangan zaman, kini telah hadir Labfor (Laboratorium Forensik). Ini merupakan sub kerja polisi dengan tugas menyelenggarakan fungsi kriminalitas/forensic sesuai prosedur.

Labfor juga bertugas melakukan pemeriksaan laboratorium yang meliputi, barang bukti kejahatan pada tempat kejadian perkara. Dalam melaksanakan tugasnya, labfor sering bekerja sama dengan sub divisi inafis.

  • Densus 88

Pasukan khusus ini memiliki kemampuan khusus dalam penanganan berbagai aksi teror, misalkan bom. Tim tersebut juga melakukan penangkapan pada kelompok atau individu dalam anggota jaringan terorisme.

Detasemen Khusus menggunakan angka 88 yang berasal dari kata ATA (Anti-Terrorism Act). Jika membacanya maka menjadi Ei Ti Ekt. Kemudian pelafalan ini terdengar seperti mengucapkan 88 dalam bahasa inggris.

Demikian informasi mengenai macam-macam polisi.Berbagai sub pekerjaan ini mempunyai tugasnya masing-masing. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik