Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Kini Masyarakat Ngawi Bisa Adukan Masalah Hukum Langsung ke Kapolres Lewat Aplikasi SIAP KEREN

Kini Masyarakat Ngawi Bisa Adukan Masalah Hukum Langsung ke Kapolres Lewat Aplikasi SIAP KEREN

NGAWI – Polres Ngawi meluncurkan sebuah aplikasi layanan pengaduan yang dapat berkomunikasi langsung dengan Kapolres AKBP Dwiasi Wiyatputera. Layanan tersebut berupa sistem WhatsApp bernama ‘Siap Keren Lapor Pak Kapolres’.

Peluncuran dilakukan di ruang Comand Center Polres Ngawi yang diikuti para Pejabat Utama dan jajaran Kapolsek Rabu ( 9/11/2022) dalam rapat pelaksanaan analisa dan evaluasi Program Quick Wins Presisi.

Dengan aplikasi tersebut, masyarakat Ngawi dapat melaporkan permasalahan yang dihadapi secara langsung melalui WhatsApp agar segera diambil tindakan kepolisian.

‘Siap Keren Lapor Pak Kapolres Ngawi’ adalah sebuah sistem artificial intelijen atau kecerdasan buatan oleh whatsapp, yang dirancang untuk dapat menganalisis pertanyaan dan kemudian meresponnya secara otomatis melaui nomor 085211225110.

Didalam penggunaan aplikasi ini akan diawali dengan format chat mengenai data  identitas pelapor berupa nama, NIK, jenis kelamin, alamat dan isi laporan, dan harus terisi maksimal dalam 7 menit.

Setelah semua terisi dengan benar maka akan muncul pilihan menu mulai Pelayanan Kepolisian, Layanan Informasi SIM hingga, pengaduan hingga live chat ada di dalam SIAP KEREN ini.

Selain itu, aplikasi dari WhatsApp ini secara otomatis menganalisa dan merespon pertanyaan masyarakat. Sistem bot akan merespon sesuai template yang telah diatur, dapat merespon dengan cepat dan selama 24 jam penuh.

Menurut Dwiasi program ini untuk  menekankan agar tidak ada lagi pelayanan yang bersifat transaksional, khususnya di bagian penegakkan hukum, pelaksanaan pengecekan fisik kendaraan dan pembuatan SKCK serta laporan SPKT.

“Secara garis besarnya adalah mudah-mudahan kepercayaan publik kepada institusi Polri bisa naik,” kata AKBP Dwiasi.

“Karena kita sudah membuka layanan nomor aduan, maka apabila ada aduan agar segera di respon dan ditindaklanjuti,” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik