Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Tak Kunjung Temui Titik Terang

Hingga Kamis (30/9) siapa pembunuh dari Tuti Suhartini dan Amalia Mustika belum juga mampu diungkap polisi. Terhitung sudah berjalan 40 hari sejak keduanya dibunuh pada 18 Agustus 2021, polisi belum juga temui titik terang.

Sebelumnya, TS dan AM ditemukan tewas di mobil yang terparkir di samping rumah keduanya dengan kondisi mengenaskan karna ditemukan bertumpuk dan salah satu korban masih berlumuran darah. Kabid Humas Polda Jabar Erdi Chaniago mengungkapkan penyidik tengah mendalami TKP dan bukti CCTV untuk mengarah pada pelaku utama dari pembunuhan keji ini.

Penyidikan Membutuhkan Waktu

Lebih lanjut, Kombes Pol Erdi Chaniago menyebutkan dalam kasus ini penyidikan temui beberapa kendala. Sedikitnya barang bukti atau petunjuk kunci yang mengarah langsung pada pelaku membuat penyidik harus berhati hati mengamati setiap bukti yang ditemukan dan tidak gegabah dalam mengungkap pelaku sebenarnya.

Karena berhubungan dengan hilangnya nyawa seseorang, polisi tidak bisa sembarangan dan terburu-buru menentukan pelaku pembunuhan.

Masyarakat Diminta Sabar dan Percaya pada Penyidik

Kombes Pol Erdi Chaniago menegaskan pihaknya sedang berusaha yang terbaik untuk mengungkap kasus ini sehingga masyarakat diminta bersabar,”semua membutuhkan waktu”,ungkapnya. Selama 40 hari kasus ini berjalan, tak gentar penyidik mebelusur satu demi satu bukti di TKP dan keterangan dari para saksi.

Mulai dari suami dan ayah korban, tetangga korban, dan pihak terkait yang berada di sekitar lokasi kejadian. Penyidik bahkan menurunkan anjing pelacak untuk mencari bukti tambahan mengenai barang pribadi milik korban yang mungkin tercecer di lokasi kejadian.

Sejak hari pertama kasus ini bergulir polres Jabar dan jajarannya sudah siap siaga menjaga lokasi steril dari pihak yang tidak berkepentingan dan memastikan proses pencarian bukti tidak terhambat.

Sehingga dalam hal ini, Kombes Pol Erdi Chaniago meminta Masyarakat diminta tidak perlu cemas karna penyidik akan bekerja maksimal menemukan akhir dari kasus yang menjadi sorotan masyarakat Indonesia saat ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik