Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Kapolri Arahkan Polisi Harus Humanis Terhadap Warga Masyarakat

Sedianya Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri (Kepala Kepolisian Republik Indonesia) memerintahkan kepada seluruh jajaran Polda dan juga Kasatwil yang ada di seluruh Indonesia. Guna melakukan sebuah pengamanan kunker (kunjungan kerja) Presiden RI dengan humanis dan tidak reaktif.  Perintah tersebut diberikan secara langsung melalui Surat Telagram (TR). Berdasarkan Surat Telegram dari Kapolri, sedianya polisi harus humanis terhadap warga masyarakat.

Sebagaimana yang dijelaskan oleh Kadiv Humas Polri yakni Irjen Argo Yuwono, perintah Kapolri tersebut bertujuan untuk menghindari sebuah anggapan masyarakat. Tentang mengkebiri suatu kebebasan dalam berpendapat ketika kunker Presiden RI Joko Widodo di sejumlah daerah. Yang mana dalam kunker tersebut diwarnai dengan adanya aksi penyampaian sebuah pendapat dari sejumlah masyarakat.

Oleh sebab itu, sesuai dengan adanya Surat Telegram dari Kapolri ke sejumlah Jajaran dengan No. STR/862/IX/PAM.3/2021 tanggal 15/09/2021. Bagi seluruh jajaran diharuskan supaya tetap memperhatikan adanya pedoman yang telah diarahkan oleh pihak Kapolri. Yang mana di dalamnya terdapat empat poin penting.

Empat Poin Penting Polisi Harus Humanis

Mengenai empat poin penting tersebut, yang pertama, setiap adanya pengamanan pada kunker Presiden, jajaran polisi harus humanis dengan warga masyarakat sekitar. Selain itu tidak harus selalu reaktif. Kemudian yang kedua, jika ada sejumlah masyarakat yang menyampaikan aspirasinya kepada Presiden Joko Widodo bisa terlaksana dengan tertib dan lancar. Dengan begitu tidak ada opini dari masyrakat terkait kinerja para polisi pada saat pengamanan.

Poin yang ketiga, sedianya bagi setiap Kasatwil menyiapkan sebuah ruang bagi para warga masyarakat atau kelompok tertentu yang mau menyampaikan sebuah aspirasinya. Sehingga nantinya aspirasi tersebut bisa dengan mudah dikelola dan diproses dengan baik. Dengan adanya ruang tersebut, pastinya aspirasi dari masyarakat bisa tersampaikan.

Kemudian poin yang terakhir, yakni poin keempat. Jika ada beberapa kelompok masyarakat yang memang mau menyampaikan aspirasinya tersebut. Supaya bisa dikomunikaskan dengan cara yang baik yakni secara humanis. Mengenai hal ini, polisi harus tahu tindakan untuk bisa menyampaikan sebuah aspirasi memang tidak boleh mengganggu sebuah ketertiban umum.

Memang sudah semestinya polisi harus humanis kepada warga masyarakat sekitar. Dengan begitu, bisa menumbuhkan citra baik bagi polisi di kalangan masyarakat. Sebagaimana tugas dari polisi sendiri yakni pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat. Jangan sampai aspirasi masyarakat terhalang karena sikap polisi yang reaktif ketika melakukan tugas pengamanan kunker Presiden maupun pejabat penting lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik