Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Gasak Motor Warga, Pengangguran Ini Diringkus Polisi

SERANG – Seorang perawat, EF diseret warga Desa pasir kembang ke Mapolsek Polsek Pamaraya, Serang Banten. EF diarak warga ke kantor polisi karena terlupakan melakukan curanmor.

Kapolsek pamarayan AKP Muljadi membenarkan kejadian tersebut. Pelaku curanmor Honda Beat Hitam nomer polisi A 3650 HD.

“Benar periitiwa itu ada. Pelaku diserahkan ke Polsek Pamarayan warga Desa pasir kembang Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang pada Sabtu (30/07) sekitar pukul 23.30 WIB,” katanya kepada wartawan.

Muljadi menjelaskan kronologis kejadian pencurian kendaraan motor tersebut berawal dari korban KN (46) yang sedang menonton pertandingan bola dilapangan Desa Pasir Kembang, KN memarkirkan kendaraannya dipinggir jalan.

“Motor korban dibawa oleh pelaku kedaerah Gembong Jayanti,” jelasnya.

Setelah korban sadar bahwa motornya hilang pada saat pertandingan korban segera mencari dan menemukan motornya ada dirumah pelaku.

“Setelah korban sadar bahwa motornya hilang pada saat pertandingan, korban ada motor Supra X parkir sendiri dan korban mengetahui bahwa motor tersebut pelaku akhirnya dilakukan pencarian dan pelaku berhasil ditemukan di rumahnya di Kp. Solokan Desa Pasir Kembang Kecamatan Pamarayan kemudian korban berikut saksikan pelaku ke Polsek Pamarayan, ”ungkapnya.

Muljadi menjelaskan setelah dilakukan introgasi oleh anggota Sateskrim Polsek Pamarayan akhirnya orang tersebut diduga pelaku yang diserahkan oleh warga tersebut benar-benar mengakui perbuatannya.

“Setelah dilakukan introgasi oleh anggota Sateksrim Polsek Pamarayan akhirnya orang yang diduga pelaku yang diserahkan oleh warga tersebut benar mengakui perbuatannya,” kata Muljadi.

Terakhir Muljadi menambahkan saat tersangka EF dan bukti berada di Polsek Pamarayan.

“Saat ini pelaku EF dan barang di amankan di Polsek Pamarayan untuk hukum sudah berlaku,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik