Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Galau Tidak Ada Cuan, Dua Pengguran Nekat Jambret Turis Asal Jepang

JAKARTA – Dua pemuda penangguran diringkus Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat. Kedua pemuda tersebut ditangkap setelah melakukan aksi pemjabretan terhadap turis asal Jepang, Satomi Oki di Kawasan Tambora, Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce mengatakan kedua pelaku diketahui bernama Fahrul dan Nirwana ditangkap di kawasan Roa Malaka pada Senin 13 Juni 2022 malam. Fahrul dan Nirwana mengancam turis asal negeri Sakura dengan menggunakan senjata tajam berupa celurit.

“Mereka mobiling keliling-keliling mencari sasaran di mana cari titik yang paling lemah dari korbannya dari lokasi yang memang sepi nah di situ mereka beraksi memang sasarannya adalah handphone dan barang-barang yang berharga dari korbannya,” katanya kepada wartawan. (14/6/2022).

Berdasarkan laporan, salah satu  pelaku yakni Nirwana diketahui sudah melakukan dua kali di beberapa tempat. Sementara Fahrul, mengaku baru pertama kali.

“Masih kita dalami karena TKP yang pertama itu berada di wilayah Tamansari itu berdasarkan pendalaman dia melakukannya pada hari Sabtu nanti dari Polsek Tambora akan koordinasi dengan Polsek Taman Sari,” ungkapnya. .

Seperti diketahui sebelumnya, seorang warga negara asing (WNA) asal Jepang, Satomi Oki diduga menjadi korban kasus pencurian dan kekerasan yang terjadi di Jalan Malaka RT07/03, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat pada Senin (13/6/2022).

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Ketika itu, korban baru saja pulang lembur kerja menuju ke apartemennya di kawasan Glodok, Jakarta Barat.

“Pada saat pulang kerja (korban), si pelaku atas nama Nirwana dan Fahrul ini melakukan kegiatan mencari sasaran korban ya, ketemu dengan Satomi Oki (korban),” kata Pasma.

Pasma melanjutkan, kedua pelaku yang berboncengan sepeda motor itu menghampiri korban sambil menentengkan sajam berjenis celurit. Pelaku bernama Fahrul kemudian turun dari motor dan langsung merampas tas milik korban.

“Saat Fahrul merebut tasnya korban terjadi tarik menarik, sehingga Fahrul menggunakan celuritnya melukai kepala korban,” tuturnya.

Setelah menguasai tas korban, kedua pelaku kemudian melarikan diri. Tak butuh waktu lama, korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Unit Reskrim Polsek Tambora.

Setelah mendapat laporan tersebut, lanjut Pasma, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dengan mendatangi tempat kejadian peristiwa dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

“Dalam waktu 9 jam atau pukul 19.00 (kasus) ini bisa diungkap oleh Polsek Tambora. Untuk pelaku berjumlah dua orang berinisial Nirwana dan Fahrul saat ini sudah berstatus tersangka,” katanya.

Dari tangan para pelaku, polisi juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa celurit, motor CBR dan handphone merek iphone12 yang ada di tas korban.

Atas perbuatannya, kedua pelaku kemudian disangkakan dengan pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 12 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik