Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Fasilitas dan Gaji yang Didapat saat Menjadi Polisi

Menjadi seorang anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri), pastinya banyak menjadi idaman kaum pemuda-pemudi bangsa. Pasalnya dengan menjadi satuan polisi akan membuat kebanggaan tersendiri bagi orangtua. Selain itu jaminan akan gaji dan fasilitas akan mereka dapatkan.

Fasilitas Saat Menjadi Polisi

Ada banyak sekali fasilitas saat menjadi seorang polisi. Seperti halnya dapat menggunakan kendaraan patroli berupa mobil atau motor. Tidak hanya itu, selama Ia menjadi satuan anggota, maka akan mendapatkan rumah dinas sebagai sarana tempat tinggal dalam menjalankan setiap tugasnya.

Kemudian akan mendapatkan sebuah fasilitas dalam segi pelayanan kesehatan bagi Anggota polisi beserta keluarganya. Jadi tidak perlu khawatir lagi ketika suatu saat terdapat kejadian tidak terduga, karena sudah ada jaminan sehat saat terkena sakit. Atau hanya sekedar cek kesehatan rutin.

Selain itu juga fasilitas gaji pokok menjadi hal yang wajib anggota kepolisian dapatkan. Untuk besaran penggajian sebenarnya tidak jauh dari Pegawai Negeri Sipil (PNS). Lagi seorang polisi akan pula mendapatkan tunjangan.

Besaran Gaji Polisi

Banyak sekali tunjangan bagi seorang anggota Polisi. Selain dari hal itu berapa besaran gaji dari pangkat tamtama hingga perwira tinggi. Akan tetapi besaran penggajian itu tidaklah sama, semua tergantung dari pangkat dan jabatan masing-masingnya.

  1. Golongan I (Tamtama)

Pada golongan I untuk gaji paling rendah sekitar kurang lebih 3 jutaan untuk pangkat Ajun Brigadir Polisi (Abropol). Selanjutnya Abriptu 2,8 juta. Kemudian bagi angkatan Abripda mencapai 1.8 sampai 2.7 jt.

Selanjutnya bagi anggota Bhayangkara Kepala (Bharaka) mencapai 1.7 – 2.6 jutaan. Kemudian menyusul Bharatu sebesar 1.6 sampai 2.6 juta. Lalu golongan yang terakhir adalah Bharada yang mendapatkan gaji hingga 1.600.000 – 2.500.000.

  • Golongan II (Bintara)

Untuk penggajian pangkat golongan II dari Aiptu berkisar 2 juta – 4 juta. Kemudian dari Aipda 2.300.000 – 3.900.000. sedangkan bagi Bripka mendapatkan gaji sebesar 2.300.00 hingga mencapai 3.700.000.

Kemudian dari pangkat brigadir mendapatkan besaran gaji sebesar 2 juta sampai 3.5 jutaan. Selanjutnya untuk anggota berpangkat Briptu berkisar 2.100.000 – 3.500.000. dan yang terakhir dari golongan II adalah Bripda dengan besar penggajian 2.000.000 – 3.000.000 an.

  • Golongan III dan IV

Dari golongan III yaitu Ajun Komisaris (AKP) mendapatkan gaji sebesar -+ 2.900.000 – 4.700.000. kemudian untuk Iptu berkisar -+ 2.800.000 hingga 4.600.000 dan yang terakhir adalah Ipda sekitar -+ 2.700.000 – 4.400.000.

Kemudian untuk golongan IV dari perwira menengah Kombes mendapatkan gaji -+ 3.000.000 – 5,000,000. Lau AKBP berkisar 3 sampai 5 jutaan. Setelah itu Kompol sebesar -+ 3.000.000 hingga 4.900.000. Selanjutnya yang berpangkat Jenderal paling besar hampir 6.000.000.

Anggota Polri Tidak Boleh Bergaya Mewah

Kapolri Jenderal Idham Azis, menghimbau kepada anggotanya bahwa agar tidak hidup dengan gaya mewah dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini agar masyarakat tidak timbul sebuah rasa kecemburuan sosial. Berikut beberapa ketentuannya:

  1. Tidak Memamerkan Barang Mewah

Dalam kehidupan sehari-hari, para polisi tidak menunjukkan, menggunakan dan memamerkan kepemilikan barang yang mewah. Baik pada saat melakukan tugas kedinasan maupun saat berada dalam ruang publik.

Akan tetapi mengharuskan untuk hidup secara sederhana dalam lingkungan internal Polri. Selain itu juga pada saat berbaur dengan masyarakat luas tidaklah menggunakan sesuatu yang sifatnya mahal dan mewah.

  • Tidak Mengunggah Foto dan Video Bergaya Hedonisme

Selain itu juga tidak mengunggah sebuah foto maupun video pada media sosial dengan menunjukkan gaya yang serba hedonisme. Hal tersebut akan menimbulkan kecemburuan sosial. Maka dari itu bersikap sederhana.

Kemudian bagi para petinggi seperti, Pimpinan, kasatwil dan para perwira harus dapat memberikan sebuah contoh perilaku yang baik. Selain itu juga menampilkan sikap yang baik pula serta tidak memperlihatkan gaya hidup mewah.

Demikian tadi beberapa penjelasan tentang fasilitas yang didapatkan ketika menjadi anggota kepolisian. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik